Langsung ke konten utama

PEMBACAAN RESISTOR

 MENGHITUNG RESITOR

TUJUAN :
1.pemahanan dasar elektronika
2.Prinsip hukum ohm
3.desain rangkaian
4.aplikasi resistor
5.penggunaan kode warna
6.analisis rangkaian
7.pentingnya rating daya
8.keterampilan praktis

ALAT DAN BAHAN 
5 buah resistor 
Pulpen
Tipe-X
Kertas hvs

Teori Singkat
resistor merupakan salah satu komponen elektronika yang mempunyai sifat dapat menghambat arus listrik. Termasuk komponen pasif karena tidak memerlukan arus listrik agar dapat berfungsi. Komponen ini dibuat dari bahan karbon dan keramik serta memiliki bentuk tabung.

1. Pengertian Resistor
Resistor adalah komponen elektronik yang dirancang untuk memberikan hambatan terhadap aliran arus listrik dalam rangkaian. Resistor berfungsi untuk mengontrol arus listrik dan membagi tegangan dalam rangkaian.

2. Satuan dan Nilai
Satuan: Ohm (Ω)
Nilai Resistor: Ditentukan oleh kode warna yang biasanya terdiri dari empat atau lima gelang warna pada tubuh resistor. Kode warna mengindikasikan nilai resistansi, toleransi, dan koefisien suhu.

3. Kode Warna Resistor
Resistor biasanya memiliki empat atau lima gelang warna. Berikut adalah cara membaca kode warna untuk resistor dengan empat gelang:

Gelang 1 dan 2: Menunjukkan dua digit pertama dari nilai resistansi.

Gelang 3: Faktor pengali (misalnya, 10^2 untuk 100).Gelang 4: Toleransi (misalnya, emas = ±5%, perak = ±10%).

4. Jenis-Jenis Resistor
Resistor Tetap: Memiliki nilai resistansi yang tidak berubah, seperti resistor karbon dan resistor film.Resistor Variabel: Dapat diatur nilainya, seperti potensiometer dan reostat.

5. Hukum Ohm
Hukum Ohm adalah dasar untuk memahami cara kerja resistor. Hukum ini menyatakan bahwa: [ V = I \times R ] di mana ( V ) adalah tegangan (volt), ( I ) adalah arus (ampere), dan ( R ) adalah resistansi (ohm).

6. Daya Resistor
Resistor juga memiliki rating daya yang menunjukkan seberapa banyak daya yang dapat mereka tangani tanpa rusak. Rating daya biasanya diukur dalam watt (W).

7. Aplikasi Resistor
Pembatas Arus: Untuk melindungi komponen lain dari arus berlebih.

Pembagi Tegangan: Untuk mengatur tegangan dalam rangkaian.

Pengatur Bias: Dalam rangkaian penguat.

Penyesuaian dan Kalibrasi: Pada peralatan elektronik.

8. Penghitungan Resistor
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

Contoh :

Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 4 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 10 * 105 = 1.000.000 Ohm atau 1 MOhm dengan toleransi 10%.

KESIMPULAN
RESISTOR INI, MEMBATASI ALIRAN ARUS MEMBUATNYA BERFUNGSI UNTUK MENGUBAH UBAH ARUS YANG MASUK KE SUATU RANGKAIAN ELEKTRONIKA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi Revo Uninstaller

Cara Memasuki Mode BIOS di HP Poco